Update

Yuk, Kenal Lebih Dekat Dengan “Do Something Principle”

4 min read

The New One of The Day

  • Apa itu “do something” principle?
  • Apa itu prokrastinasi?

Hai, SangSang Mates!

SangSang Mates udah kenal dengan istilah prokrastinasi? Prokrastinasi merupakan sebuah istilah dalam Ilmu Psikologi yang sering disebut budaya menunda-nunda. 

Kebiasaan menunda-nunda tentu menjadi sebuah tradisi dan kebiasaan yang tak pernah luput dari diri kita masing-masing. Even kita mengetahui dampak dari menunda pekerjaan, kita tidak bisa lepas dan tetap berada di zona prokrastinasi.

Baca juga: 3 Rekomendasi Novel Self Improvement Karya Penulis Negara Ginseng!

Ada beberapa hal yang membuat budaya prokrastinasi tidak bisa kita hilangkan, seperti terdistrak oleh kesenangan sesaat ketika bermain media sosial, susah dalam mengontrol diri, dan kemungkinan selanjutnya yaitu kehilangan motivasi diri.

Mari kita bahas faktor terakhir dari sikap suka menunda-nunda, yaitu kehilangan motivasi diri. Pada dasarnya, ketiga faktor penyebab prokrastinasi di atas merupakan 3 hal yang saling berhubungan dan erat kaitannya satu sama lain. Namun, apakah SangSang Mates menyadari bahwa dalam mengerjakan sebuah tugas kita seringkali dikendalikan oleh mood?

Baca juga: Belajar Jadi Lebih Fokus dan Efektif dengan Teknik Pomodoro 

Seringkali dalam mengerjakan sesuatu, kita membutuhkan dan menunggu datangnya motivasi diri. Nggak tau kapan datangnya, hal inilah yang membuat semua tugas menumpuk dan mengalami penundaan. Bahkan, nggak jarang motivasi yang sudah datang, sewaktu-waktu menjadi hilang.

Oleh karena itu, artikel ini mungkin menjawab kerisauan SangSang Mates yang suka menunda-nunda. Dibanding diam menunggu bola dioper kepada kita, lebih baik kita start an action untuk menjemputnya.

Action isn’t just the effect of motivation, but also the cause of it” –Mark Marson

Baca juga: Life Skill Angkat Galon dan Pasang Gas

1. Build habits

Flat lay of break bad habit concept

Berhati-hatilah ketika SangSang Mates sudah berada dalam habits yang menyimpang. Hidup urak-urakan, nggak punya motivasi diri, bermalas-malasan, dan kalau kiasannya sih “Hidup Segan Mati Ngga Mau”.

Apa sih yang sekarang ini menjadi prioritas SangSang Mates? Apa goals yang saat ini lagi SangSang Mates kejar? Kalau bicara tips dan tutorial, motivasi, kiat-kiat, tentu Google menyediakan semua yang SangSang Mates butuhkan.

Namun, apakah SangSang Mates mau? Siapkah SangSang Mates memperluas zona nyaman? Build good habits bukan hanya sebuah kata. Konsisten terhadap sebuah kebiasaan baik tentu sulit, seringkali terkendala dan terlupakan.

SangSang Mates cuma butuh konsisten dan sabar. Membangun habits butuh waktu jangka panjang. Ketika SangSang Mates ingin menciptakan good habits atau meraih sebuah skill baru, pastikan SangSang Mates konsisten ngelakuinnya setiap waktu, di waktu yang bersamaan. Sehingga, semuanya akan menjadi otomatis dan terbiasa, even di awal itu mustahil digapai.

Baca juga: 5 Aplikasi Bantu Kamu Lebih Produktif

2. The 5 Second Rule

Stopwatch reaching its limit

The 5 Second Rule atau Aturan 5 Detik merupakan sebuah naluri untuk bergerak atau bertindak ketika kita mulai countdown dari hitungan 5 hingga 1. Aturan 5 Detik ini mengajak kita untuk break out dari keadaan sebelumnya ke keadaan baru.

Ketika SangSang Mates memiliki keharusan dalam mengerjakan sesuatu, namun karena satu-dua hal yang membuat SangSang Mates ragu dan takut, jangan ragu untuk menggunakan Aturan 5 Detik.

Gimana caranya? SangSang Mates cukup hitung mundur dari 5-4-3-2-1 untuk segera bergerak. Ketika SangSang Mates sudah berhasil hitung mundur hingga 1, namun tidak juga bergerak, maka SangSang Mates sudah kehilangan kesempatan dan akan kembali stagnan.

Kuncinya sederhana. SangSang Mates cukup mendorong diri untuk bergerak secara fisik. Seminimal mungkin, SangSang Mates hanya perlu pindah posisi dari keadaan sebelumnya dan mulai mengerjakan kegiatan baru.

Baca juga: Tips Magang Buat Mahasiswa

3. Start Small

High angle of to do list on notepad with glasses and pen

Mimpi besar dimulai dengan hal kecil. Ayunkan langkah-langkah kecil untuk mencapai kemajuan besar. Karena, seperti kata Bansal, seluas-luasnya samudera, tetaplah ia merupakan kumpulan tetesan air.

SangSang Mates tentu pernah mendengar quote di atas, dan cukup related dengan kehidupan sekarang ini. Banyak orang suka dengan sesuatu yang instan, di mana yang dibutuhkan hanyalah hasil dan bukan proses.

Namun, buat SangSang Mates yang membaca artikel ini, ngga usah muluk-muluk dalam meraih suatu goalBecause big things come from small beginnings. Ngga usah capek-capek mikirin proses pembuatan laporan praktikum yang seabrek-abrek. Coba ganti dengan membuka laptop, cari referensi, dan mulai dari design coverSmall progress is still progress, right?

Baca juga: Rekomendasi Organisasi Kampus Buat Latih Skill Mahasiswa

Nah, itu dia beberapa kiat untuk menolak budaya menunda-nunda. Buat SangSang mates yang membaca artikel ini, semoga bermanfaat ya! Pastikan selalu, setiap insight baru yang SangSang Mates baca, bisa membantu dan berguna dalam mengubah self improvement ke arah yang lebih baik. 

Bagi SangSang Mates yang tertarik dengan artikel ini, kamu bisa banget kepoin artikel lainnya hanya di KT&G SangSang Univ. Indonesia. Jangan lupa like, komen, dan share sebanyak-banyak nya. Bye~

Penulis: Tamara Ceria Sairo


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *