Update

QRIS, Scan Bentar Langsung Bayar Cuss!

3 min read

The New of The Day

  • Apa itu QRIS
  • Sistem pembayaran QRIS

Halo, SangSang Mates!

SangSang Mates tau nggak, kalo Bank Indonesia dan Bank of Thailand bekerja sama untuk menerapkan sistem pembayaran QRIS di Thailand pada tanggal 29 Agustus kemarin? Nah, adanya kerja sama itu berarti kalian bisa transaksi apa aja di Indonesia dan Thailand cukup dengan scan QR Code aja!Tapi pernah kepikiran nggak, soal QRIS ini? Apalagi sekarang udah banyak merchant-merchant yang pasang sistem pembayaran cashless yang satu ini sedari munculnya pandemi Covid-19 di Indonesia. Nah, SangSang Mates, daripada kepo berkepanjangan, kuy kita bahas tentang QRIS!

Baca Juga: Rekomendasi Job portal Buat Si Job Seeker

QR Code itu apa sih? Emang bisa buat bayar belanjaan?

SangSang Mates percaya nggak kalo sistem kode QR udah dibuat dari tahun 1994? Yep, pada tahun 1994, Masahiro Hara, insinyur dari Jepang menciptakan sistem kode QR untuk membantu melacak komponen mobil selama perakitan saat ia bekerja di perusahaan otomotif Denso Wave

Seiring waktu, kode QR dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti iklan dan promosi produk, login untuk situs, sebagai sistem pembayaran, bahkan untuk menyambungkan gawai ke Wi-Fi. Berkat penemuannya, Hara dan timnya mendapatkan penghargaan di European Inventor Award pada tahun 2014.

Nah, ada baiknya kita bahas salah satu fungsi keberadaannya QR Code yang berhubungan sama QRIS, yaitu sebagai salah satu sistem pembayaran. Sistem pembayaran tanpa kontak ini dilakukan dengan memindai kode QR yang disediakan merchant melalui handphone kalian. 

Setelah itu, kalian tinggal masukin nominal pembayaran belanjaan kalian, deh! Nggak usah takut soal keamanannya, sistem ini udah dijamin aman karena nggak perlu masukin PIN rekening kalian.

Ternyata, dari tahun 2011 dan 2012 udah ada percobaan penggunaan kode QR untuk sistem pembayaran. Bahkan sistem pembayaran ini jadi populer di Tiongkok setelah Alipay menerapkan sistem pembayaran kode QR dan hingga tahun 2018 sekitar 83 persen pembayaran di Tiongkok dilakukan lewat sistem mobile payment.

Sistem pembayaran kode QR saat ini digunakan pembayaran belanja dan bayar tiket kendaraan umum (kereta metro, bis, dan taksi) seperti di Tiongkok dan India. Selain itu, sistem ini juga digunakan untuk transaksi cryptocurrency.

Baca Juga: Tips Belajar Cepat UI/UX Design dari 3 Website Ini

Oke, jadi QRIS itu apaan sih?

Sebelum QRIS nongol, aplikasi e-wallet seperti GoPayOVODanaLinkAja, dan ShopeePay punya sistem pembayaran tanpa kontak tersendiri berupa kode QR untuk setiap merchantnya. Sayangnya karena sistem itu terbatas untuk pengguna aplikasi tertentu, cara itu dianggap ribet. Alhasil, Bank Indonesia memutuskan untuk menggabungkan sistem pembayaran dari aplikasi-aplikasi tersebut dan jasa sistem pembayaran lainnya.

Pada tanggal 16 Agustus 2019, Gubernur BI, Perry Warjiyo, kemudian meluncurkan QRIS atau Quick Response Code Indonesia Standard (Kode QR Standar Indonesia) sebagai cara untuk menggabungkan seluruh metode pembayaran nontunai di Indonesia yang mulai wajib digunakan secara nasional mulai 1 Januari 2020 kemarin. QRIS ini punya jargon loh, yaitu UNGGUL (UNiversal, GampanGUntung, dan Langsung) yang intinya bisa membantu masyarakat untuk bertransaksi cashless secara aman dan nyaman.

Baca Juga: 3 Aplikasi Investasi yang Mudah Digunakan Untuk Anak Muda

Karena Pandemi COVID-19 yang mengharuskan untuk bertransaksi secara jarak jauh, pemanfaatan QRIS ini makin meningkat dengan banyaknya merchant yang langsung mendaftar QRIS. Sampai Oktober 2020, sebanyak 3,6 juta UMKM, sejumlah objek wisata, dan moda transportasi bis dan kereta api udah memanfaatkan QRIS sebagai sistem pembayaran tanpa kontak.

Nah, QRIS saat ini udah menjadi bagian dari ASEAN Integrated QR Code Payment System alias Integrasi Sistem Pembayaran Kode QR untuk ASEAN, bersama dengan DuitNow dari Malaysia dan Thai QR Payment dari Thailand. 

Dengan adanya kerja sama ini, kalian bisa transaksi dengan kode QR secara langsung di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Nantinya, SGQR (Singapore Quick Response Code) dari Singapura dan QR Ph dari Filipina juga bakal bergabung dalam kerja sama ini.

SangSang Mates, mari bantu-bantu dengan komentar, like, dan share ke temen-temen kalian, ya!

Penulis: Ghina Rifqina


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *