Update

Benefitnya apa aja sih?

3 min read

The New One of The Day

  • Apa itu mahasiswa kupu-kupu?
  • Bagaimana benefit menjadi mahasiswa kupu-kupu?
  • Apa itu mahasiswa kura-kura?
  • Bagaimana benefit menjadi mahasiswa kura-kura?
  • Lebih baik mahasiswa kupu-kupu atau kura-kura?

Hai, SangSang Mates!

Kalian pasti pernah bingung, mau jadi mahasiswa kupu kupu atau mahasiswa kura-kura? Banyak orang yang bilang kalau menjadi mahasiswa itu harus bisa berorganisasi, harus bisa dapat IPK yang tinggi, punya bisnis, banyak relasi, dan menang berbagai lomba.

Capek banget, ya? Sebenarnya kalau kita menjadi mahasiswa dihadapkan dengan dua pilihan besar menjadi mahasiswa kupu-kupu atau kura-kura. Tipe mahasiswa mana ya yang lebih baik? Yuk, kita bahas perbedaan 2 tipe mahasiswa ini!

Baca juga: Aplikasi Penolong Di Masa Perkuliahan

Mahasiswa Kupu-kupu

Dalam stigma masyarakat mahasiswa kupu-kupu adalah mahasiswa kuliah pulang-kuliah pulang, setelah melakukan kuliah mereka akan pulang dan tidak melibatkan dirinya sama sekali di dalam berbagai kegiatan organisasi maupun kegiatan kampus lainnya, tipe seperti ini biasanya dicap Seperti orang yang pemalas dan no life.

Jika mahasiswa kupu-kupu selesai kuliah dan hanya melakukan kegiatan seperti rebahan atau melakukan kegiatan-kegiatan yang kurang berguna, itu akan memberikan dampak buruk.

Akan tetapi mahasiswa kupu-kupu akan jauh lebih keren lagi kalau pulang dari kuliahnya membangun sesuatu yang baru, membuat sesuatu yang hebat, melakukan dobrakan-dobrakan yang sebenarnya tidak ada di kampus, dan tidak dia dapatkan di organisasi maupun kegiatan kampus.

Baca juga: Semester Baru? Siapa Takut!

Jadilah mahasiswa kupu-kupu yang punya cerita dan punya hal positif yang bisa dikerjakan. Misalnya mahasiswa kupu-kupu yang punya usaha bisnis, belajar skills baru.  Enaknya jadi mahasiswa kupu-kupu antara lain: 

  1. Pastinya punya kendali waktunya sendiri 
  2. Bisa banyak waktu explore hobby dan minat
  3. Relasi? Pengalaman? Jelas pasti punya, bahkan lebih luas karena mahasiswa kupu-kupu bisa mengisi waktu untuk ikut part time, magangfreelance, bisnis, dan membuat konten yang menghasilkan cuan 
  4. Prestasi? akan banyak waktu untuk ikut lomba dan fokus akademik.

Baca juga: Organisasi Luar Kampus Buat Asah Skill Yang Bisa Diikuti Mahasiswa! 

Mahasiswa Kura-kura

Merupakan mahasiswa selain melakukan kegiatan akademik tapi juga aktif di dalam organisasi maupun kegiatan kampus. Untuk sebagian orang, menjadi mahasiswa kura-kura itu adalah cerminan paling ideal sebagai seorang mahasiswa.

Mahasiswa kura-kura akan jauh lebih dianggap karena dia dirasa memiliki nilai kontribusi bagi kampus maupun masyarakat.

Baca juga: Masa iya? Harus Jadi Beauty Privilege?

Nah, melalui pemahaman seperti ini SangSang Mates bisa paham bahwa menjadi mahasiswa kura-kura itu memiliki stigma yang lebih positif karena harus menjadi Agent of Change atau agen perubahan di dalam kampus maupun di masyarakat.

Meskipun demikian menjadi mahasiswa kura-kura itu belum tentu lebih baik daripada mahasiswa kupu-kupu. Seorang kura-kura mungkin akan jauh lebih baik ketika dia aktif, memberikan pendapat, aktif memberikan saran, mengeluarkan ide-idenya yang tujuannya untuk membangun bangsa dan memajukan kampusnya.

Tapi begitu pula sebaliknya, mahasiswa kura-kura akan menjadi orang yang kurang berguna jika tidak aktif di dalam organisasinya. Hanya ikut rapat, nggak nyimak, ya cuma hadir-hadir aja.

Baca juga: 9 Hal Yang Harus Dilakuin Dalam Hidup

Jadi, intinya itu semua pilihan diri individu masing-masing, nggak ada yang salah SangSang Mates mau jadi kupu-kupu atau kura-kura, asal jangan jadi kupu-kupu malam.

SangSang Mates suka dengan tulisan ini? Berikan ekspresi SangSang Mates di tulisan ini pada emoji yang tersedia, ya! Temukan artikel menarik lainnya di KT&G SangSang Univ. Indonesia!

Penulis: Oksha Nur


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *